Lionel Messi Gagal karena Skuad Argentina Tak Bisa Mengimbangi?

Lionel Messi Gagal karena Skuad Argentina Tak Bisa Mengimbangi?
Lionel Messi Gagal karena Skuad Argentina Tak Bisa Mengimbangi?
Agen Bola Online – Lionel Messi masih gagal menobatkan dirinya sebagai legenda Argentina. Teranyar, keajaiban Messi tidak bisa menyelamatkan Argentina di Copa America 2019. Langkah La Albiceleste terhenti di semifinal.

Sejak awal turnamen, permainan Argentina tidak benar-benar meyakinkan. Messi rela memainkan peran yang sedikit berbeda dari biasanya pada skuad Argentina yang relatif muda dan baru. Sayangnya, Argentina masih gagal.

Kegagalan ini menjadi tambahan dalam daftar panjang kisah buruk Messi dengan Argentina. Dia dianggap sebagai ‘anak tiri’, alias tidak benar-benar memenangkan hati rakyat Argentina. Messi tidak pernah dianggap legenda.

Dia pernah membimbing Argentina sampai di dua final Copa America dan satu final Piala Dunia, tetapi Argentina selalu gagal jadi juara, hanya runner-up. Catatan buruk itu bertolak belakang dengan kegemilangan Messi bersama Barcelona.

Biarpun demikian, usai kegagalan teranyar itu, Messi bersumpah untuk terus membantu Argentina selama tenaganya masih dibutuhkan. Janji Messi ini disambut positif oleh legenda Barcelona lainnya, Rivaldo.

“Messi masih punya dua kesempatan untuk jadi juara bersama Argentina. Tahun depan [2020], bakal ada Copa America lainnya, dan bakal ada Piala Dunia 2022 di Qatar, jadi saya yakin dia masih punya dua kesempatan untuk pada akhirnya meraih trofi bersama tim nasional,” kata Rivaldo kepada Express.

“Sekarang, orang-orang hanya bicara soal Messi tetapi pada masa-masa lain, Argentina dikenal sebagai negara kuat dengan banyak pemain luar biasa – mereka tidak bergantung pada siapa pun.”

“Jika Messi mendapatkan keberuntungan bermain untuk Argentina di generasi lain, dia bisa jadi sudah menjuarai sesuatu,” imbuhnya.

Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Mudahnya, Rivaldo menuding skuad Argentina dalam beberapa tahun terakhir ini tidak bisa mengimbangi kehebatan Lionel Messi. Akibatnya, ketika lawan mengunci permainan Messi, Argentina seakan-akan tidak punya mencoba cara lain untuk mencetak gol.

“Ketika Brasil melawan Argentina, memahami Messi sebagai pemain terbaik mereka, Brasil bisa berkonsentrasi menciptakan strategi untuk menghentikan Messi,” imbuh Rivaldo.

“Hal itu tidak terjadi di Barcelona di mana Messi lebih bebas bermain dengan pemain-pemain hebat lain di sisinya, dan dia tidak perlu berlari ke belakang untuk bertahan,” tutupnya.